Wednesday, May 15, 2019

Surat Perjanjian Kerja


KOP LEMBAGA




SURAT PERJANJIAN KERJA
NOMOR : 151/SMA-ITNB/VII/2018

Pada hari ini Senin tanggal 16 bulan Juli tahun dua ribu delapan belas, yang bertanda tangan di bawah ini:

1.
Nama
:
N I P
:
Pangkat/Golongan
:
Jabatan
:
Alamat
:


Bertindak untuk dan atas nama Kepala Sekolah ................................., untuk selanjutnya disebut sebagai  PIHAK PERTAMA.

2.
Nama
:
Dadang Suandi
Tempat/Tanggal Lahir
:
Majalengka,24 Juli 1990
Pendidikan Terakhir
:
SLTA Sederajat
Alamat
:
Blok Cilimus, RT 004 RW 002 Desa Cimanggu Kec. BantarujegKab. Majalengka

Bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, untuk selanjutnya disebut sebagai  PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan sepakat untuk mengadakan Perjanjian Kerja dengan ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
JENIS PEKERJAAN
(1)   PIHAK KEDUA bekerja di ........................ dengan status sebagai ................ dengan pekerjaan sebagai Guru
(2)  Uraian tugas yang harus dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA sebagai berikut:
a.    Melaksanakan tugas sebagai Guru Bidang Studi/Tugas Sosiologi
b.    Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan
Pasal 2
JANGKA WAKTU PEKERJAAN
(1)   Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA selama 1(satu) tahun terhitung mulai tanggal 16 Juli sampai dengan tanggal 16 Juni 2019;

(2)   Jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal ini dapat diperpanjang dengan memperhatikan laporan Atasan Langsung tentang kinerja dan disiplin PIHAK KEDUA dalam melaksanakan pekerjaan.

Pasal 3
PEMBAYARAN UPAH
Sumber anggaran untuk pembayaran upah PIHAK KEDUA berasal dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran BOS/BPMU Tahun Anggaran 2018
Pasal 4
HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
(1)  PIHAK KEDUA berhak:
a.    menerima upah sesuai dengan pekerjaan yang telah dikerjakan; dan
b.    mendapatkan izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
(2)   Kewajiban PIHAK KEDUA:
a.   Mentaati ketentuan jam kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau yang ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA;
b.   Mentaati ketentuan tata tertib kantor;
C.   Mentaati ketentuan dalam perjanjian kerja; dan
D.   Melaksanakan perintah atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pasal 5
SANKSI
 (1)  PIHAK KEDUA diberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis apabila:
       A.   Tidak melaksanakan tugas dan pekerjaan yang telah ditetapkan;
       B.   Tidak masuk kantor 1 (satu) hari kerja tanpa izin selama masa perjanjian kerja;
       C.   Terlambat datang atau pulang cepat dari kantor tanpa izin yang jumlahnya setelah
             dikonversi berjumlah 7,5 jam; dan/atau
       D.   Melanggar tata tertib kantor.

 (2)  PIHAK KEDUA diberikan sanksi administratif berupa pemberhentian apabila:
       A.   Mendapatkan 3 (tiga) kali teguran tertulis;
       B.  Tidak masuk kantor 3 (tiga) hari kerja tanpa izin selama masa perjanjian kerja;
       C.   Terlambat datang atau pulang cepat dari kantor tanpa izin yang jumlahnya setelah  
             dikonversi berjumlah 22,5 jam  selama masa perjanjian kerja;
       D.  Menunjukkan sikap dan budi pekerti yang tidak baik yang dapat mengganggu lingkungan
            pekerjaan; dan/atau
       E.   Melakukan perbuatan melawan hukum;

Pasal 6
PENGAKHIRAN HUBUNGAN KERJA
1)        PIHAK PERTAMA dapat mengakhiri hubungan kerja apabila:
A.    PIHAK KEDUA meninggal dunia;
B.     Atas permintaan PIHAK KEDUA;
C.     PIHAK KEDUA berhalangan tetap sehingga tidak dapat melaksanakan tugas pekerjaan
nya;
D.    PIHAK KEDUA melanggar ketentuan sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 ayat (2), dan/atau
E.     Berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 2;

 (2) Pengakhiran hubungan kerja dengan alasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, c, dan d, ditetapkan melalui Keputusan Kepala Sekolah dan disampaikan kepada PIHAK KEDUA atau yang mewakili, dan tembusannya disampaikan kepada Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat
 (3) Dengan berakhirnya perjanjian kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1), PIHAK KEDUA tidak diberikan uang pesangon dan jasa lainnya.
  
Pasal 7
PERPANJANGAN HUBUNGAN KERJA

(1) Untuk dapat melaksanakan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya, PIHAK KEDUA harus mengajukan permohonan secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA.
(2) Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sebelum perjanjian kerja berakhir.
(3)   PIHAK PERTAMA dapat mengabulkan permohonan PIHAK KEDUA dengan ketentuan:
A.   Tenaga dan/atau jasa PIHAK KEDUA masih dibutuhkan organisasi;
B.    Hasil penilaian kinerja PIHAK KEDUA bernilai baik;
C.    Kondisi keuangan daerah masih memungkinkan untuk membayar upah; dan
(4) Apabila permohonan PIHAK PERTAMA dikabulkan, maka dibuat Perjanjian Kerja yang baru antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

Pasal 8
KETENTUAN LAIN-LAIN
Selama dan setelah berakhirnya Perjanjian Kerja ini, PIHAK KEDUA bersedia dan menyatakan kesanggupan:
a.    Tidak akan menuntut untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil;
B.   Bersedia menerima hasil seleksi/assesment Guru dan Tenaga Kependidikan di lingkup Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat beserta segala keputusannya;   
C.  Bersedia dan sanggup diberhentikan sewaktu-waktu karena adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait dengan status kedudukan hukum Pegawai Tidak Tetap; dan
D.   Tidak menuntut uang pesangon dan tuntutan lain yang berhubungan dengan pekerjaan sebagai Pegawai Tidak Tetap.
Pasal 9
PENUTUP
Demikian Perjanjian Kerja ini dibuat dan ditandatangani di SMA IT Nurul Barokah pada hari Senin, tanggal 16 Juni 2018 sebagaimana disebut pada awal Perjanjian Kerja ini, dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama, 1 (satu) untuk PIHAK PERTAMA, 1 (satu) untuk PIHAK KEDUA.



PIHAK PERTAMA,
PIHAK KEDUA,
KEPALA ....................



 ........................................
Pangkat
NIP.


Materai
Rp. 6000

.................................

Friday, April 26, 2019

Dosa Dan Bahaya Dusta

Kali ini saya akan menuliskan hikmah atau bahaya daripada Dosa dan Bahaya Dusta, mungkin kita sudah mengenal dalam islam istilah Dosa dan juga Dusta, maka kali ini saya akan mengungkap sedikit tentang Dosa dan Dusta..
Selamat menbaca..!

DOSA DAN BAHAYA DUSTA


Bohong atau dusta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bermakna tidak sesuai dengan hal (keadaan dsb) yang sebenarnya atau palsu. Adapun dalam bahasa Arab, kebohongan (al-kadzibu), menurut Profesor Dr. Rawwas Qal’ahji dalam Mu’jam Lughah al-Fuqaha, adalah lawan dari kejujuran.

Allah SWT sudah menetapkan bahwa tak ada satu pun perbuatan yang terlepas dari hisab, termasuk ucapan:

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولاً
Janganlah kamu mengikuti apa saja yang tidak kamu ketahui. Sungguh pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggung jawaban (TQS al-Isra’ [17]: 36).


Allah SWT pun mengingatkan bahwa ada malaikat yang selalu mendampingi manusia dan mencatat apa yang keluar dari lisannya:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلاَّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapan pun yang dia ucapkan melainkan di dekatnya ada malaikat pengawas yang selalu hadir (TQS Qaf [50]: 18).


Kedudukan seorang hamba di akhirat kelak salah satunya juga ditentukan dari kemampuannya menjaga lisannya, termasuk jujur dalam perkataan. Nabi saw. bersabda:

مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ
Siapa saja yang menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, niscaya aku menjamin surga bagi dirinya (HR al-Bukhari).


Dengan demikian kejujuran adalah bagian integral dari agama ini, bukan sekadar  nilai moral, apalagi sekadar demi pencitraan. Kejujuran dan keimanan merupakan dua hal yang saling berdampingan. Allah SWT memerintahkan kita untuk senantiasa bersama orang-orang yang benar/jujur (shiddiqin):

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah kalian selalu bersama orang-orang yang benar/jujur (TQS at-Taubah [9]: 119).


Di antara kadar keimanan seseorang ditandai dengan keteguhannya dalam menjaga lisannya agar senantiasa lurus. Nabi saw. bersabda:

لاَ يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ وَلاَ يَسْتَقِيمُ قَلْبُهُ حَتَّى يَسْتَقِيمَ لِسَانُهُ
Tidaklah lurus iman seorang hamba sampai lurus hatinya dan tidaklah lurus hatinya sampai lurus lisannya (HR Ahmad).

Berkaitan dengan menjaga lisan, Imam Syafii rahimahulLah telah berkata, “Jika seseorang mau berbicara, maka sebelum dia berbicara hendaklah berpikir. Jika tampak jelas maslahatnya maka dia berbicara. Jika dia ragu-ragu maka dia tidak akan berbicara sampai jelas maslahatnya.”

Di antara lurusnya lisan adalah jujur dalam berbicara. Kejujuran ini akan mengantarkan pada kebaikan dan selanjutnya membawa pelakunya ke surga. Nabi saw. bersabda:

إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُوْنَ صِدِّيْقًا
“Sungguh kejujuran akan membimbing menuju kebaikan dan kebaikan akan membimbing menuju surga. Sungguh seseorang akan bersungguh-sungguh berusaha untuk jujur sampai akhirnya ia menjadi orang yang benar-benar jujur.” (HR al-Bukhari).


Bahaya Dusta

Sungguh memprihatinkan bahwa pada hari ini umat Muslim menganggap kebohongan sebagai perkara biasa, bahkan dianggap sebagai bagian dari kehidupan. Kita mengenal istilah April Mop, Prank, rekayasa atau pencitraan atas suatu produk atau tokoh agar mendapatkan simpati dan dukungan. Hal ini berkembang di masyarakat bahkan menjadi industri tertentu. Pelaku bisnis sering membuat opini palsu tentang suatu produk agar dianggap penting oleh konsumen sehingga mereka akan mencari dan membeli produk tersebut. Jadilah produk itu harganya melambung dan membuat prestise pemiliknya. Terhadap hal ini Nabi saw. mengingatkan:

إِنَّ التُّجَّارَ هُمُ الْفُجَّارُ قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَيْسَ قَدْ أَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ؟ قَالَ: بَلَى وَلَكِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ فَيَكْذِبُونَ وَيَحْلِفُونَ فَيَأْثَمُونَ
“Para pedagang adalah tukang maksiat.” Di antara para sahabat ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah menghalalkan jual-beli?” Rasulullah menjawab, “Ya, namun mereka sering berdusta dalam berkata, juga sering bersumpah, namun sumpahnya palsu.” (HR Ahmad dan ath-Thabari).

Meski demikian Nabi saw. juga menyampaikan keutamaan para pedagang yang jujur dan dapat dipercaya:

التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan dibangkitkan bersama para nabi, shiddiqin dan para syuhada.” (HR at-Tirmidzi).


Berdusta bukanlah karakter seorang Muslim, melainkan ciri kemunafikan, sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
“Tanda orang munafik ada tiga: jika bicara, dusta; jika berjanji, ingkar; jika dipercaya,  khianat.” (HR al-Bukhari).


Di antara berkata dusta adalah menceritakan apa yang sebenarnya tidak ia saksikan. Artinya, ia mengarang-ngarang cerita yang kemudian disebarkan kepada orang lain.

مِنْ أَفْرَى الْفِرَى أَنْ يُرِىَ عَيْنَيْهِ مَا لَمْ تَرَ
“Di antara sebesar-besarnya kedustaan adalah orang yang mengaku matanya telah melihat apa yang sebetulnya tidak dia lihat.” (HR al-Bukhari).


Dalam kehidupan, sering orang berdusta baik untuk keuntungan dirinya maupun untuk merampas hak orang lain, dan membuat orang lain celaka. Para koruptor memalsukan laporan keuangan, tanda bukti pembayaran, dsb. Ada juga orang-orang yang ingin menjatuhkan kehormatan seseorang dan merampas haknya tanpa takut memberikan kesaksian palsu di pengadilan maupun kepada orang lain. Padahal bersaksi palsu, apalagi untuk merampas hak sesama, adalah salah satu dosa besar yang sudah diperingatkan oleh Nabi saw.,“Perhatikanlah (wahai para Sahabat), maukah aku tunjukkan kepada kalian dosa-dosa yang paling besar?” Beliau mengatakan hal itu tiga kali. Kemudian para Sahabat mengatakan, “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orangtua.”  Sebelumnya beliau bersandar. Lalu beliau duduk dan bersabda, “Perhatikanlah, dan perkataan palsu (perkataan dusta).” Beliau terus mengulangi hal itu (HR Muttafaq alaihi).

Dengan kesaksian palsu, pengadilan dapat memberikan keputusan yang akhirnya keliru dan merugikan orang yang tak bersalah, atau menggugurkan hak yang semestinya menjadi miliknya. Lewat kesaksian palsu pula seorang yang tak bersalah dapat diperlakukan sebagai pesakitan, dijadikan musuh masyarakat sehingga dibenci banyak orang. Pantaslah bila Islam menempatkan kesaksian palsu sebagai dosa besar yang kelak akan menyeret pelakunya ke dalam siksa Allah SWT. “Kalian menyerahkan persengketaan kalian kepadaku. Namun, bisa jadi sebagian dari kalian lebih lihai dalam berargumen daripada yang lain. Karena itu siapa saja yang karena kelihaian argumennya itu, lalu aku memutuskan bagi dia sesuatu hal yang sebenarnya itu adalah hak dari orang lain, maka pada hakikatnya ketika itu aku telah menetapkan bagi dirinya sepotong api neraka. Oleh karena itu, hendaknya jangan mengambil hak orang lain.” (HR al-Bukhari).

Perbuatan menipu dan memperdaya orang lain akan lebih berat lagi manakala dilakukan oleh para penguasa yang menipu rakyatnya. Nabi saw. bersabda:

مَا مِنْ عَبْدِ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً، يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ، وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِه، إِلاَّ حَرَّمَ اَللَّهُ عَلَيْهِ اَلْجَنَّةَ
“Tidaklah seorang hamba pun yang diberi amanah oleh Allah untuk memimpin rakyatnya yang pada hari kematiannya ia masih berbuat curang atau menipu rakyatnya, melainkan Allah mengharamkan surga bagi dirinya.” (HR Muttafaq ‘alaih).


Al-Amir ash-Shan’ani di dalam Subul as-Salâm menjelaskan bahwa ghissyu itu terjadi dengan kezaliman dia terhadap rakyat dengan mengambil harta mereka, menumpahkan darah mereka, melanggar kehormatan mereka, menghalangi diri dari keperluan dan kebutuhan mereka, menahan dari mereka harta Allah SWT yang Allah tetapkan menjadi milik mereka yang ditentukan untuk pengeluaran-pengeluaran, tidak memberitahu mereka apa yang wajib atas mereka baik perkara agama dan dunia mereka, mengabaikan hudud, tidak menghalangi orang-orang yang membuat kerusakan, menelantarkan jihad dan lainnya yang di dalamnya terdapat kemaslahatan hamba.  Termasuk mengangkat orang yang tidak melingkupi mereka dan tidak memperhatikan perintah Allah tentang mereka dan mengangkat orang yang mana Allah lebih meridhai orang lainnya padahal orang lain yang lebih diridhai oleh Allah itu ada.  Hadis-hadis menunjukkan haramnya al-ghisyyu (penipuan/khianat) dan bahwa itu termasuk dosa besar karena adanya ancaman terhadap (pelaku) al-ghisyyu itu sendiri.

Terhadap penguasa yang demikian, Nabi saw. mengingatkan, “Sungguh akan ada setelahku para pemimpin pendusta dan zalim. Siapa saja yang mendatangi mereka, kemudian membenarkan kebohongan mereka, atau membantu mereka dalam kezaliman mereka, maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan dari golongannya, dan dia tidak akan minum dari telagaku.” (HR Ahmad).

WalLahu a’lam bi ash-shawab. []


Hikmah:
Rasulullah saw. bersabda:
سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan, sedangkan orang yang jujur malah didustakan; pengkhianat dipercaya, sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?” Beliau menjawab, “Orang bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.”
(HR Ibnu Majah).

Mungkin hanya demikian artikel yang dapat saya tulis semoga bermanfaat dan supaya kita lebih berhati hati lagi dengan dosa dan berdusta mudah - mudahan kita semua terjagi dari bahaya dusta..

Tuesday, April 9, 2019

Puisi Isro Mi'raj


Iman dalam Mi’raj
 
Sebuah puisi hati….
Tentang aroma keimanan
Sebuah puisi malam…
Yang mengajari kepercayaan
Terhadap seseorang…
Laki-laki suri tauladan
Yang senyumnya indah merekah bak sinar mentari
Yang akhlaknya mulia melebihi intan permata
Sebuah puisi keyakinan…
Tentang arti sebuah perjalanan.
Yang Sang pemilik hujan anugerahkan padanya, pada pria shaleh itu..
Pada Rasulullah…
Mi’raj ajari manusia untuk bersujud pada sang Rabbi…
Allah Swt…
Mi’raj ajari kaum muslim mencintai Tuhan-Nya
Merindukan kasih pertemuan dengan pencipta-Nya
Allah Swt…
Dan, ini sebuah puisi keimanan…
Yang hanya bisa dicerna dengan bisikan hati bersih…
Bukan dengki atau munafik
Sebuah perjalanan ke Sidratul Muntaha yang penuh berkah
Memberikan ketajaman jiwa…
Ya, pada hati ini…
Pada jiwa ini…
Tentang sebuah keimanan, yang harus tumbuh mengakar di sukma ini…
Hingga kelak bertemu dengan sang Illahi.



Isra Wal Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Masjidil Haram, awal perjalananmu nan suci
Bersama malaikat Jibril yang turut menyertai
Menunaikan perintah Rabbul ‘Izzati
Isra wal mi’raj dimalam hari
Perjalananmu adalah mu’jizat
Kekuasaan Allah amatlah hebat
Dengan waktu yang teramat singkat
Kau tembus langit yang dijaga para malaikat
Engkau melihat surga dan neraka
Bertemu para malaikat dan juga anbiya
T’rus menuju sidrotul Muntaha
Bertemu Allah Yang Maha Kuasa
Setelah bertemu Allah Pemberi rahmat
Engkau mendapat perintah Sholat
Sehari semalam 17 raka’at
Kewajiban bagi seluruh umat



Nabi Muhammad Tauladan Seluruh Umat
Karya: Identitas

Ya Rasulullah ya Habibullah
Engkaulah Cahaya itu
Cahaya penerang dari kegelapan
Penunjuk jalan dari kesesatan
Pembawa risalah dalam kebenaran
Ya Nabiyullah muhamadarrasulullah
Akhlakmu begitu mulia
Membawa berkah seluruh dunia
Pengorbananmu tiada tara
Tauladan umat sepanjang masa
Ya Muhammad ya rasulullah
Engkaulah tauladanku
Engkaulah panutanku
Setiap langkah dalam hidupku
Kan kulakukan sesuai petunjukmu
Ya Allah ya Tuhanku
Tiada kata yang terucap
Selain pujian kepadaMu
Engkau telah Mengutus Nabiku
Sebagai penerang jalan kebenaran


Ya Allah ya Tuhanku
Pertemukanlah aku dengan kekasihMu
Nabi Muhammad Tauladan Umat
Harapan ini mendapat Syafaat
Agar selamat dunia akhirat

Amin ya rabbal alamin.


ISRA MI'RAJ

Engkau,ya rasulku.....
berjalan mengarungi separuh malam
menjelajahi alam semesta raya
oleh kuasanya Sang Kuasa

Dari Mekkah hingga Palestina
kemudian naik,ke Sidratil Muntaha
bertemu Kekasih Sejati
dan bingkisan perintah nan suci

Oleh karenanya....
Engkau adalah manusia terutama
paling harum dan mulia
di antara semua ciptaanNya

Ya Allah.....
kuatkanlah hati hamba
tuk melukis namaMU
dikelakuan jiwa dan raga


Perjalanan Suci
by : Layla Desvitha

Pada dinginnya malam
kau menggigil dari peristiwa yang tak beringin.
Saat kau sembunyikan air mata
dari duka yang terus bertahta.
Saat para penopang
meninggalkanmu dalam kesendirian
Aam huzn
Aam huzn.

Pada itu
DIA menghiburmu
aroma dingin tertebar
semua mahluk
terlena dalam kantuk.

Saat sang utusan datang padamu
dengan tunggangan yang lebih canggih dari pesawat apapun di dunia ini.
buraq
buraq
membelah malam
dengan kilatan yang tajam
menembus jagat raya
membelah bumi,melintasi negeri – negeri dengan aneka warna.

Tak ada imaji
yang sanggup membayangi
indahnya perjalanan suci.

Al-Aqsha
Al-Aqsha
kau pun tiba ditempat kunci
saksi bisu kehidupan para nabi.
Mi’raj
Mi’raj.
Kau pun melejit
membelah langit demi langit
ke shidratul muntaha
di Arsy
tempat sumber cahaya bertahta.

Satu malam
perjalanan suci kau lampaui
mati segala akal memikirkan
hanya dengan iman, dapat dileraikan.

Lima waktu
oleh – oleh darimu
untuk umatmu
sampai zaman tak beredar lagi.
Shalawat dan salam untukmu
duhai kekasih ILAHI


Do'a Ku di Malam Isra Mi'raj

    Maha kehidupan, kalau sungguh bagi-Mu aku dilahirkan
    Bukakanlah hati, telanjangkan dada Dunia
    Agar senantiasa daripadanya aku menyusu
    Menghisap tenaga dari sumber-sumber yang murni.
    Kupaslah Matahari dari kelopak wasangnya
    Biar tak lagi berkedip dalam menatap dunia
    Nyalang bagi harimau serta silau bagi gelita
    Terbuka bagi asap dan bunga api waktu.
    Ya Allah…..
    Karena cinta Engkau meletakkan 2 malaikat di pundakku.
    Dan Engkau pun berkata, “Inilah pengasuh-pengasuhmu yang sayap-sayapnya
    bisa membawamu terbang ke langit sekaligus berpijak di bumi”
    Ya Allah….
    Pada Muhammad Kau anugrahkan kemuliaan…….
    Pada Sulaiman kau limpahkan keberadaan………….
    Kau tunjukkan keindahan-Mu melalui Yusuf dan cinta kasih-Mu melalui Isa……..
    Di hati kekasih sejati pun Kau tanamkan kema’rifan.
    Kau jadikan bintang-bintang selalu bertasbih pada-Mu…………
    Kau ciptakan pepohonan tuk berzikir pada-Mu……
    Dan Engkau membuat binatang-binatang bersalawat pada-Mu.
    Ya Allah……
    Dalam sujudku, Ku usung berbagai harapan yang kan menenangkan batin ini.
    Ya Allah….. Ya Tuhanku…….
    Segala rasa dan asa ku pertautkan kepada-Mu.
    Ya Allah………
    Kini malam-Mu telah tiba, bulan dimana Rasul-MU yang agung kau bawa
    Berwisata dalam kemulyaan “ISRA MI’RAJ” ………
    Dan di atas sajadah Bumi ini, di bawah mihrab langit-MU
    Dengan segenap ketulusan kuserahkan kegelisahan, pemberontakan, dan rinduku pada-Mu             
    serta  pada Rasul-Mu yang agung
    Ya Allah…..Ya Tuhanku………
    Walau pun suara azan dibungkam Rumah-rumah-Mu digusur…..
    Aku adalah hamba-Mu…. Yang takkan berhenti menyembah-Mu.
    :Inna Shalaati wa nusuki wa mahyaaya wa mamaati lillahi rabbil ‘alamin……..
    Aku ini adalah hamba-Mu yang takkan pernah lupa menyembah-Mu
    : Sesungguhnya shalatku dan ibadahku hidupku dan matiku hanyalah bagi Allah Tuhan sekalian alam.
    Ya Allah……Ya Tuhanku……..
    Kapan lagi aku masuk ke arus sungai darah-Mu Jika tidak saat ini juga?????
    Laut-Mu terlalu dalam untuk ku salami, tapi kelewat mengundang jika hanya ku pandang……..
    Ya Allah……….Ya Tuhanku………
    Aku terlalu lelah berperang melawan nafsu dan kesia-siaan…….
    Yang memburuku dan mengintai dari rongga jiwaku.
    Izinkan saat ini juga, aku masuk ke pori-pori tubuh-Mu, sembunyi dalam urat nadi-Mu
    Agar terhindar dari segala tembakan dan tarlepas dari segala jebakan.
    Izinkan pula ku minum darah-Mu tuk menjadi darahku yang kan mewarnai detak jantungku


Thursday, March 14, 2019

Contoh Surat Undangan Rapat Kerja

KOP SURAT



Nomor             : ..............................                                           Cikijing,   23 September  2018
Lampiran         : -
Hal                  : Rapat Kerja
                                                                                                                   Kepada Yth.                                                                                                    Bapak/Saudara   ........................................
                                                                                                                         Di
                                                                                                                     Tempat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Salam sejahtera dan silaturahmi kami sampaikan, mudah-mudahan Bapak sekalian  dalam lindungan Allah SWT, dan setiap langkahnya mendapat ridho-Nya, amin ya robbal alamin.

Selanjutnya kami Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdaltul Ulama kecamatan Cikijing mengharap kehadiran Bapak/saudara pada musawarah rapat kerja Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdatul Ulama cikijing masa bakti 2018-2022  yang insya Alloh akan dilaksanakan pada  :

Hari                 : ..............................
Tanggal           : ..............................
Waktu              : ..............................
Tempat            : 
..............................

Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadirannya kami sampaikan terima kasih.

و الله الموافق الى اقوام الطارق

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته



Pengurus MWC NU Cikijing
Ketua                                                                          Sekretaris





                         ( ..............................)                                                         (..............................)

Surat Pernyataan Penggunaan Blangko Ijazah

KOP SEKOLAH


SURAT PERNYATAAN


Yang bertanda tangan di bawah ini  :

Nama                                       : .....................................................................
NIP                                          : .....................................................................
Pangkat/ Gol.                          : .....................................................................
Jabatan                                    : Kepala Sekolah
Tempat dan tanggal lahir        : .....................................................................
Unit Kerja                              : (Nama Sekolah/Lembaga)
Alamat                                   : .....................................................................
                                                  .....................................................................
                                                 

Dengan ini menyatakan bahwa penggunaan blangko Ijazah SMA / SMK ................................ Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan Rincian sebagai berikut :
NO
KAB./KOTA
SEKOLAH
JENJANG
JUMLAH IJAZAHA YG DITERIMA
JUMLAH IJAZAH YG DISERAHKAN KEPADA PESERTA DIDIK
1






Demikian Surat Pernyataan ini saya buat, dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari data penggunaan blangko ijazah Tahun Pelajaran 2017/2018 diatas tidak benar, saya bersedia menerima sangsi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku .

         Cikijing, 14 Maret 2019
Yang membuat pernyataan,


                                                                                   

(.............................................. )

Thursday, March 7, 2019

Surat Pernyataan Kelulusan Paket B


KOP LEMBAGA


SURAT PERNYATAAN
No.06/PPS.NB/IX/2015

Yang bertanda tangan di bawah ini :
N  a  m  a                                              :  ( Nama Penanggung Jawab )
Jabatan                                                  :  Penanggung Jawab PPS Kesetaraan Paket B
Alamat Lengkap                                   :  Blok                     : Desa
                                                                 RT/RW               : 05/02
                                                                 Desa                   : Kancana
                                                                 Kecamatan         : Cikijing
                                                                 Kabupaten          : Majalengka
                                                                 Provinsi              : Jawa Barat
                                                                 Kode Pos           : Indonesia 45466
                                                                
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :
     
N  a  m  a                                         :  Agiv Arvan
Tempat Tanggal Lahir                     :  Majalengka, 13-03-1999
Nama Orang Tua                             :  Uu Samsuha
No.Peserta Ujian Nasional              :  B-14-02-21-630-072-9

Adalah benar-benar telah mengikuti pendidikasn program kesetaraan paket B Wajar Dikdas PPS  Nurul Barokah dan telah dinyatakan lulus ( data kelulusan terlampir).
Demikian, surat pernyataan ini kami buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.



Cikijing, 24 Juni 2014
Penanggung Jawab Program





Nama Penanggung Jawab

Contoh Surat Pernyataan Menolak Vaksinasi

KOP YAYASAN/SEKOLAH 




BISMILLAAHIRRAHMAANIRROHIIM
SURAT PERNYATAAN MENOLAK VAKSINASI/IMUNISASI


Saya yang bertandatangan di bawah ini,
Nama               : 
NIP                  : -
Jabatan             : 
Unit Kerja        : 
Alamat             : 

Menyatakan bahwa lembaga kami khususnya di ( Nama Sekolah ) MENOLAK di laksanakan VAKSINASI, berdasarkan pertimbangan dan hasil musyawarah seluruh Dewan Pimpinan Yayasan.
Demikian surat ini dibuat dalam kondisi sehat dan sadar, semoga menjadi ma'lum adanya.



Majalengka, 26 Juli 2018
Yang Menyatakan


.......................................