Thursday, January 31, 2019

Contoh SKBM



KOP SEKOLAH



SURAT KEPUTUSAN
KEPALA SEKOLAH ( Sebutkan nama Sekolah )
Nomor : ...........................................
Tentang
PEMBAGIAN TUGAS DAN BEBAN KERJA GURU
TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Kepala Sekolah (sebutkan nama sekolah dan Alamat Sekolah lengkap)
Menimbang


:
Bahwa dalam rangka peningkatan mutu layanan pendidikan dan pelaksanaan Peraturan  Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Penglolaan dan Penyelanggaraan Pendidikan dan Peratuan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009 tentang pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan, perlu adanya pembagian tugas dan beban kerja bagi guru pada tahun Pelajaran 2013/2014 yang ditetapkan dengan  keputusan Kepala Sekolah
Mengingat
:
1.      Undang-Undang RI Nomor. 20 Tahun 2003, tentang Sistem.
2.      Pendidikan Nasional.
3.      Undang-Undang Nomor: 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen. Peraturan Pemerintah RI Nomor: 19 Tahun 2005, Tentang Standar Nasional Pendidikan.
4.      Peraturan Pemerintah RI Nomor: 74 Tahun 2008, Tentang Guru.
5.      Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Pendidika Dasar  dan Menengah.
6.      Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 84 Tahun 1993, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
7.      Surat Keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara nomor 0433/P/1993 dan Nomor 25 tahun 1993 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
8.      Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah.
9.      Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007  tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
10.  Permendiknas Nomor : 19 Tahun 2007, Tentang Standar  Pengelolaa Pendidikan oleh Satuan  Pendidikan  Dasar dan Menengah.
11.  Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 dan Nomor 23 Tahun 2006.
12.  Permendiknas Nomor: 24 Tahun 2006, tentang Pelaksanaan.
13.  Permendiknas Nomor : 41 Tahun 2007, Tentang Standar Proses untuk Satuan  Pendidikan  Dasar dan Menengah.





MEMUTUSKAN
Menetapkan


ATAS

KEDUA


KETIGA

KEEMPAT KELIMA

KEENAM

KETUJUH

KEDELAPAN
:


:

:


:

:
:

:

:

:
PEMBAGIAN TUGAS GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018

Pembagian tugas guru untuk melaksanakan Bimbingan Konseling seperti tersebut dalam lampiran II.
Pembagian tugas guru untuk melaksanakan tugas sebagai Wakil Kepala Sekolah, Kepala Perpustakaan, Kepala Laboratorium seperti tersebut dalam lampiran III.
Pembagian tugas guru untuk melaksanakan tugas lain seperti tersebut dalam lampiran IV.
Pembagian jadwal mengajar dan guru piket seperti tersebut dalam lampiran V.
Masing-masing guru melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya secara tertulis dan berkala kepada Kepala Sekolah.
Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan, dibebankan pada Anggaran Belanja Sekolah.
Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini, akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan


Ditetapkan di
: ...............

Tanggal
: ...............

Kepala ..........................................





(NAMA KEPALA SEKOLAH)

Contoh Tata Tertib Peserta Ujian Sekolah Berstandar Nasioanl


TATA TERTIB PESERTA USBN

   1.      Peserta USBN memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum USBN dimulai.
   2.      Peserta USBN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti USBN setelah mendapat izin dari ketua Pelaksana USBN Tingkat Sekolah/ Madrasah/ Pendidikan Kesetaraan, tanpa diberi perpanjangan waktu.
 3. Peserta USBN dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan.
   4.      Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di dalam ruang kelas di bagian depan.
  5.      Peserta USBN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan kartu tanda peserta ujian.
6.      Peserta USBN mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan.
7.      Peserta USBN mengisi identitas pada LJUSBN secara lengkap dan benar serta menandatangani pernyataan "mengerjakan USBN dengan jujur".
8.      Peserta USBN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUSBN dapat bertanya kepada pengawas ruang USBN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.
9.      Peserta USBN diberi kesempatan untuk mengecek ketepatan antara cover naskah dan isi naskah serta mengecek kelengkapan soal, mulai dari kelengkapan halaman soal sampai kelengkapan nomor soal
10.  Peserta USBN yang memperoleh naskah soal/ LJUSBN cacat atau rusak, maka naskah soal tersebut diganti dengan naskah soal cadangan yang terdapat di ruang tersebut atau di ruang lain.
11.  Peserta USBN yang tidak memperoleh naskah soal/ LJUSBN karena kekurangan naskah/ LJUSBN, maka peserta yang bersangkutan diberikan naskah soal/ LJUSBN cadangan yang terdapat di ruang lain atau sekolah/madrasah yang terdekat.
12.   Peserta USBN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.
13.  Selama USBN berlangsung, peserta USBN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang USBN.
14.  Peserta USBN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti USBN pada mata pelajaran yang terkait.
15.  Peserta USBN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu USBN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian
16.  Peserta USBN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.
17.  Selama USBN berlangsung, peserta USBN dilarang:
a.      menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;
b.      bekerjasama dengan peserta lain;
c.       memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
d.      memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;
e.       membawa naskah soal USBN dan LJUSBN keluar dari ruang ujian;
f.       menggantikan atau digantikan oleh orang lain.

Friday, January 25, 2019

Surat Keterangan Kelakuan Baik Siswa


KOP SEKOLAH


SURAT KETERANGAN KELAKUAN BAIK
Nomor : .................................................

Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala (nama sekolah) Desa .............. Kec. ............... Kab. ................ Dengan ini menerangkan bahwa :
Nama Siswa                            : ...............................................
No. Induk/NISN                     : ...............................................
Tempat Tanggal Lahir            : ...............................................
Alamat Rumah                      : ...............................................
                                                    
Adalah benar siswa (nama sekolah) Tahun Pelajaran ....................
Menurut pengamatan selama dalam bimbingan kami dan pengakuan siswa yang bersangkutan selama menjadi siswa menunjukan :
1.      Berkelakuan baik dan mentaati peraturan – peraturan yang berlaku di sekolah kami.
2.      Belum pernah terlibat dalam masalah kenakalan remaja.
3.      Belum pernah terlibat minuman keras dan narkoba.
4.      Belum pernah terlibat masalah pelanggaran hukum dan kriminalitas.
Demikian Surat Keterangan Kelakuan Baik ini kami berikan untuk keperluan pindah sekolah. Keterangan ini bukan jaminan apabila suatu saat yang bersangkutan melakukan pelanggaran dan diberikan untuk melengkapi salah satu syarat untuk pendaftaran masuk sekolah.
Demilian agar pihak yang berkepentingan menjadi maklum.

          Dikeluarkan di : ......................
          Pada Tanggal   : 15 Januari 2018
          Kepala Sekolah



           (nama kepala sekolah)

Surat Pernyataan PPG Guru


KOP SEKOLAH




SURAT PERNYATAAN KEABSAHAN DOKUMEN

Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama                               : ..........................................
NIP/NIK                          : -
Tempat/Tanggal Lahir     ..........................................
NUPTK                           ..........................................
Unit Kerja                        : ( nama sekolah)
Alamat Unit Kerja           ..........................................

Adalah calon peserta PPG Dalam Jabatan dengan ini menyatakan bahwa :
Bukti fisik berkas/dokumen yang saya lampirkan untuk keperluan PPG Dalam Jabatan ini benar dan absah adanya, dan jika dikemudian hari ternyata bukti fisik saya tidak benar dan tidak absah, saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk digugurkan sebagai peserta PPG Dalam Jabatan tahun 2019.


                                                                        Majalengka, 6 Oktober 2018
                                                                        Calon Peserta PPG Dalam Jabatan,



                                                                        ( nama guru )
                                                                        NIP/NIK …………………

Contoh Khutbah Jum'at bahasa sunda ( INTISARI PUASA )


 Assalamu 'alaikum wr.wb.
Bismillaahirrahmaanirrahiim...

الســلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله الّذى اعدّ الجنة للصّائمين المتّقين, اشهد ان لاّاله الاّالله وحده لاشريك له اليقين.   واشهد انّ محمّدا عبده ورسوله صادق الوعد الامين ,  اللّــهمّ صلّ وسلّم على سيّدنا محمّد اشرف الانبياء والمرسلين  , وعلى اله وصحبه ومن تبعه الى يوم يبعثون, امّا بعد, ايّها الحاضرون اتّقوا الله حقّ تقاته ولاتموتنّ الاّ وانتم مسلمون .
اعوذ بالله من الشّيطان الرّجيم, بسم الله الرحمن الرحيم.
يا ايّها الذين امنوا كتب عليكم الصّيام كما كتب على الّذين من قبلكم لعلّكم تتّقون (البقره 183)

Contoh Khutbah Jum'at bahasa sunda ( INTISARI PUASA )
INTISARI PUASA

Puji Syukur disanggakeun ka Dzat anu maha suci, anu parantos nyawiskeun surga pikeun jalmi anu Puasa sarta Taqwa.
Sholawat sareng salam mugia dilelerkeun ka jungjunan alam anu mulya Kangjeng Nabi Muhammad SAW. katut ka Kulawargi, Shohabat sareng anut ka Anjeuna.

Hadirin Sidang Jum’at Rohimakumulloh.
Al Hamdulillah urang sadaya dugi kana dinten ka 6 tina sasih Romadhon masih tiasa ngalaksanakeun ibadah puasa, ibadah anu meryogikeun perjuangan sareng pengorbanan anu teu kinten abotna, mudah-mudahan urang sadaya dipaparin kakiatan salamina, tiasa dugika rengse ngalaksanakeun ibadah puasa ieu.

Puasa memang mangrupikeun Syare’at anu cekap buhun dina kahirupan beragama, setiap Rosul nyandak ajaran Puasa. Nanging cara pelaksanaannana anu benten-benten, sesuai sareng situasi, kondisi masyarakat anu dipayunan ku masing-masing Rosul.

Puasa anu bahasa Arabna disebat Ash Shaum sami sareng Al Imsak anu hartosna Nahan diri tina hiji perkara. Dina pengertian Syar’i, Puasa nyaeta nahan diri tina sagala rupi anu matak ngabatalkeun, ti kawit bijil fajar dugika surupna panon poe.

Seueur hal anu kedah dipelajari, dipahami, ditafakuri oge diamalkeun tina ibadah Puasa ieu, Intisarina tina pelaksanaan ibadah puasa nyaeta, terbentuk Pribadi Mumin Muttaqin.

Berhasil atanapi henteuna urang ngalaksankeun ibadah puasa, bakal katingali dina INTENSITAS KATAQWAAN saba’da rengse ngalaksanakeun puasa.

Urang nembe tiasa leres-leses disebutkeun Puasa, manakala tos kaluar tina bulan Romadhon.
Naha Kadar sareng Kwalitas kepribadian urang meningkat kana Tataran Muttaqin atawa henteu ? Upami henteu, maka urang sadaya nembe tiasa dugi kana Pelaku RUTINITAS RITUAL atanapi Pelaku Tradisi wungkul, teu benten seperti murid TK, anu keprok bari teu terang kana ma’na/ maksud & tujuan Keprok eta.

Hadirin Sidang Jum’at Rohimakumulloh.
Taqwa, numutkeun Imam Kusaeri terdiri tina Opat huruf, anu masing-masing hurufna mangrupakeun simbol tina pribadi jalmi anu Taqwa.

Ka Hiji TA (      )  anu ngalambangkeun sikap TAWADHU atanapi Rendah hati.
Jalmi anu Taqwa moal ngagaduhan sifat Sombong.

Pami urang bade rajin nala’ah kana Puasa, maka puasa mangrupakeun Moment istimewa anu disadiakeun ku Alloh Swt pikeun Penanaman kesadaran kana kalemahan sareng katerbatasan kamampuan anu dimliki ku urang sadaya.
Ya Alloh……kakara oge teu barang tuang-leueut sadinten, tos seperti kieu leuleusna, komo pami tilu – opat atawa lima dintena.

Pengalaman anu sepertos kieu, mangrupakeun pelajaran, tentang kelemahan manusiawi sareng katerbatasan Biologis urang, ti dieu, maka bakal timbul kesadaran.
“ Naon sih anu bisa disombongkeun dipayuneun Alloh…… ?
BENGHAR ….? Saha sih anu pangbengharna ?....
ILMU….……..?  Saha sih anu pangpinterna ?.....
JABATAN/KAKASAAN..? Saha sih anu boga pangkat pangluhurna jg pangkawasana ?...  Sadayana teu aya hartosna pami dibandingkeun jeung Kakawasaan Alloh swt.
Jeung kasadaran seperti ieu pisan, mangrupakeun Sendi Dasar tina sifat Tawadhu.  

Kasadaran ieu oge, anu langkung tebih bakal ngabentuk STABILITAS TEMPARATUR BATIN, jalmi bakal tetep KONSISTEN ngarawat nilai-nilai Idealisme anu dimilikina.
Pami berangkat tina keadilan, ditengah perjalanana oge bakal pinuh ku kaadilan, sareng diakhiri ku kaadilan oge.
``````                                                       
Huruf ka dua tina Taqwa nyaeta QOF (     )
QOF sebagai simbol tina sifat QONA’AH anu hartosna Ngarasa Cukup.
Puasa ngalatih urang sadaya, supaya ngarasa cukup.
Ahli Tashauf nyaurkeun:
Ari Jalmi anu qonaah eta jalmi anu benghar, sanajan faqir.
Ari jalmi anu kadedemes kana dunya eta jalmi anu miskin, sanajan benghar.

Salah sawios pangalaman jalmi anu puasa, nalika nuju ngalaksanakeun puasa, cenderung sagala rupi tuangeun dikumpul-kumpul, sagala rupi bade di tuang/ dileueut dina waktu buka.
Tapi nalika waktu buka sumping, ternyata, nembe ku saregot cai, sapotong Roti, korma dua siki, tos karaos wareg. Kamana kahoyong anu tadi siang menggebu- gebu ? ternyata kebutuhan lambut urang, teu saseueur anu dipikahoyong. 

Peristiwa ieu, masihan pelajaran ka urang sadaya, bahwa nalika urang berhadapan jg kakayaan, urang kedah berpijak atas dasar KEBUTUHAN ulah berpijak atas dasar KEINGINAN.
Ieu pisan prinsif dasar tina Qona’ah, istilah sanes, Ibadah puasa nganterken pelakuna jauh tina sifat Tamak bin Rakus alias Sarakah, margi jalmi anu Sarakah, moal ngarasa cukup tina anu dipasihkeun ku Alloh ka dirina.

Islam teu ngalarang urang ngamiliki harta kakayaan, tapi anu dilarang, urang diperbudak, dikuasai ku harta kakayaan. Sahingga teu aya waktu pikeun ngabdikeun diri ka Alloh, waktuna seep diangge ngagugulung kadunyaan, ti mimiti beunta nudipikir dunya, nepika rek sare, hate masih pajuriwet jeung dunya, bahkan aya anu teu bisa sare balas mikiran kadunyaan.

Kasab, milari nafkah mangrupikeun upaya pikeun memenuhi kebutuhan hirup sanes pikeun nuturkeun kahoyong Nafsu.
Margi pami nuturkeun kahoyong nafsu kasusna bakal seperti anu ngaleueut cai laut, makin seueur ngaleueut makin haus.

Dauh Nabi SAW:
Lamun  anak adam geus ngamiliki harta Sajurang, maka pasti bakal berusaha deui pikeun ngamiliki dua jurang, jeung lamun geus ngamilki dua jurang, pasti bakal berusaha pikeun ngamiliki tilu jurang. Jeung moal aya hiji perkara anu bisa minuhan kahayangna anak adam kajaba taneh tempat kubur, nyaeta maot.
Jeung Alloh bakal narima kana tobatna jalma anu tobat.

Huruf anu ka tilu tina Taqwa nyaeta WAU (     )
WAU simbol tina sifat WARO’ hartosna, Kajaga/kariksa tina barang subhat atanapi Haram.
Jalmi anu ngagaduhan sifat Waro’ maka bakal kariksa tina sagala rupi anu subhat/haram. Kalintang lucuna, pami buka puasa ku barang anu subhat/haram.

Ka opat huruf YA (     ) hartosna Yaqin.
Jalmi anu berhasil/sukses Puasana maka bakal ngamiliki Kayaqinan anu kuat. Sareng kayaqinan anu kuat mangrupakeun ciri jalmi anu Taqwa.

Ringkesna, Puasa anu berhasil/sukses, nyaeta puasa anu tiasa nganterkeun pelakuna janten jalmi anu taqwa, kalintang bagjana jalmi-jalmi anu berhasil ngaraih darajat Muttaqin, margi Alloh parantos ngajangjikeun:

ومن يّـتّـق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لايحتسب.
Hartosna: Saha Jalmi anu Taqwa ka Alloh, maka Alloh bakal masihan jalan kaluar (tina sagala mas’alah) ka dirina, sareng Alloh bakal ngarizkiyan tina jalan anu teu disangki-sangki ka dirina. (Q.S. Ath tholaq ayat 2)

بارك الله لى ولكم ولجميع المسلمين
 ( خطبة الثانى )
الحمد لله الذى ارشد من شاء من عباده الى افضل الطاعات .
اشهد ان لا اله الله المتصف بجميع الكمالات واشهد ان محمدا عبده ورسوله الذى فى نفسه جميع الاخلاق المحمودات.
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد ذى الاستقامة فى الدين واكتساب السعادات وعلى اله واصحابه المتقين الحفظين لسانهم عن الاقوال المكروهات . امّا بعد .
 ايها الحاضرون اتقوا الله الذى بيده الشفاعات.
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين. امين
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الاحياء منهم والاموات انك سميع قريب مجيب الدعوات.
اللهم ربنا تقبل منا صلاتنا وصيامنا وقيامنا وقرائتنا وركوعنا وسجودنا وقعودنا وتسبيحنا وتهليلنا وتضرّعنا وخثوعنا وتخشعنا ولاتضرب بها وجوهنا يااله العالمين وياخيراالناصرين برحمتك ياارحم الراحمين وصلّ الله على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه وسلّم.